Budayakan Zikir, Cegah Bencana Sosial

Budayakan Zikir, Cegah Bencana Sosial

  • Sambut Pergantian Tahun, Nurdin Zikir Akbar

Gubernur H Nurdin Basirun mengajak elemen masyarakat untuk terus membudayakan majelis zikir. Apalagi menjelang penghujung tahun, perbanyak majelis zikir untuk bermuhasabah.

“Dengan budaya zikir pasti Allah akan selalu jaga kita semua. Jaga dari bencana alam dan bencana sosial seperti saling iri hati, dengki, menghujat, membenci dan adu domba,” kata Nurdin saat menghadiri Majelis Zikir Manaqib Qubro Kecamatan Batu Aji di Kampus Unrika, Batam, Ahad (30/12).

Menurut Nurdin, dengan zikir dan doa, Allah pasti beri keberkahan untuk bangsa ini, juga Batam dan Kepri. Nurdin menambahkan salah satu tolak ukur suatu daerah masyarakatnya agamis bukan masjidnya bagus dan besar tapi bagaimana jamaah masjidnya istiqomah sholat berjamah meramaikan masjid. Juga bagaimana majelis zikir selalu dihadiri banyak jamaah.

Di penghujung pekan ujung tahun ini, Nurdin beraktivitas di Batam, Bintan, Tanjungpinang dan Karimun. Sebelum menghadiri majelis zikir, Nurdin melaksanakan Safari Subuh Masjid Nurul Huda Gunung Lengkuas, Kijang, Bintan Timur. Setelah itu, Nurdin menuju Karimun untuk menghadiri syukuran Jalan Pesisir Utara.

Pada Jumat (28/12) malam, di Batam Perayaan Natal Oikumene Kota Batam di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal. Nurdin kemudian bergerak ke Gedung Daerah Tanjungpinang untuk menghadiri acara orang besar daerah Negeri Selangor.

Pada Sabtu (29/12), usai Safari Subuh di Surau Al Muhajirin Pelabuhan Lama Kampung Melayu Tanjungpinang, Nurdin menghadiri Kegiatan Gerak Keris di Gedung Daerah. Pada sebelah petang, Nurdin meresmikan Sirkuit membuka Super grastrack di Sirkuit Permanen Pulau Dompak.

Sempena pergantian tahun, Nurdin mengikuti sejumlah aktivitas zikir hingga ke pulau-pulau. Pada Senin (31/12) ini, Nurdin menghadiri zikir bersama di Batam. Malam harinya, Nurdin mengikuti kegiatan zikir di Tanjungpinang. Pada hari pertama 2019, Nurdin akan mengunjungi pulau-pulau untuk aktivitas zikir bersama masyarakat.

Pada pertemuan dengan Orang Besar Negeri Selangor, Nurdin mengatakan budaya Melayu dan keislaman ibarat dua sisi mata uang yang saling berdampingan dan menguatkan. Identitas tersebut harus terus dijaga keberlangsungannya di tengah perkembangan zaman dan modernisasi yang harus dihadapi.

“Jangan sampai budaya kita hilang ditelan zaman, harus terus kita jaga, pertahankan dan lestarikan kepada anak cucu kita,” ujar Nurdin.

Nurdin melanjutkan, generasi muda sebagai tonggak masa depan bangsa harus diberikan bekal yang banyak dan kuat terkait keagamaan, tentu disejalankan juga dengan pemahaman terkait budaya daerah yang harus melekat sebagai kebanggaan didalam diri.

“Jangan sampai anak-anak kita tidak tahu budaya mereka sendiri dan Pemerintah juga terus bertekad untuk mempersiapkan generasi muda mendapatkan bekal yang cukup untuk menyongsong masa depan,” lanjut Nurdin.

Sementara itu, saat peresmian Sirkuit Motocross Pulau Dompak Nurdin menegaskan bahwa beragam potensi yang dimiliki Kepulauan Riau dapat terus tergali dan muncul kepermukaan jika semua pihak berperan serta dan aktif terkait mensukseskan setiap kegiatan salah satunya adalah olah raga dibidang otomotif.

“Semoga dengan diresmikannya sirkuit permanen motocross menjadi sajian wisata baru di Pulau Dompak,” ujar Nurdin.

Dengan Pulau Dompak yang saat ini memiliki sirkuit permanennya, menurut Nurdin dapat menjadi ajang peningkatan di semua lini. Tentunya dari segi peningkatan wisatawan lokal maupun luar, munculnya bibit-bibit baru dibidang olah raga, menegaskan Pulau Dompak sebagai destinasi wisata baru serta tentunya dapat menghidupkan ekonomi kerakyatan masyarakat setempat.

“Kita lihat Teluk Kriting mulai tertata juga Kampung Bugis pun dengan kawasan Dompak yang semakin berwarna, kita terus beri laluan dan terus membangun yang intinya semua untuk masyarakat,” lanjut Nurdin

Setelah meresmikan pembukaan Sirkuit Permanen, Nurdin kemudian melakukan peninjauan ke sejumlah titik lokasi pengembangan pembangunan seperti Air Mancur Tugu Provinsi dan titik lokasi pembangunan Gurindam 12.

Di Tugu Provinsi, Nurdin menyayangkan masih terdapat sejumlah oknum yang tidak ikut menjaga area kawasan untuk tetap bersih karna ketika dirinya berkunjung masih terlihat banyak sampah puntung rokok, Nurdin menghimbau kepada masyarakat untuk lebih peka lagi dalam hal kebersihan menjaga aset daerah karna semua ini milik bersama.

“Kita lihat di Tugu Provinsi sudah banyak masyarakat yang berjualan, disini nanti akan kita atur kembali agar lebih rapi dan ruang parkir untuk kunjungan masyarakat juga akan kita buat,” ujar Nurdin.

Selanjutnya Nurdin menuju proyek pembangunan kawasan Gurindam 12 disana Nurdin mengumpulkan sejumlah kontraktor dan para pekerja untuk berdiskusi, Nurdin meminta semua pihak bekerja cepat agar hasil segera terlihat, pun kepada Dinas PU dan Pemko Tanjungpinang agar terus bersinergi agar desain, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan dapat lebih baik ditahun 2019.

“Harus cepat selesai namun jangan melupakan kualitas karna itu yang paling penting,” pesan Nurdin.(maz/ald/rsa)

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *