Eratkan Silaturahmi Guna Tercapai Kesejahteraan

Eratkan Silaturahmi Guna Tercapai Kesejahteraan

Gubernur H Nurdin Basirun mengajak warga untuk memelihara budaya halalbihalal sebagai sarana membangun kembali hubungan antarmanusia. Ini suatu bentuk ajakan komunikasi yang baik antar umat beragama. Termasuk dalam memgkomunikasikan pembangunan.

“Tingkatkan hablumminannas sebagai jaringan tumbuh dan berkembang dengan tujuan untuk kembali mempersatukan dan mempererat hubungan masyarakat secara seimbang di samping beribadah kepada Allah SWT yang diridho dalam membangun,” ucap Nurdin saat menghadiri Halalbuhalal 1440 H Ikatan Warga Kabupaten Karimun (IWKK) Tanjungpinang dan Bintan di Gedung Daerah , Tanjungpinang, Ahad (30/6) siang.

Nampak antusias warga Karimun di Tanjungpinang dan Bintan yang datang mengikuti acara halal bihalal yang dihadiri juga Wakil Walikota Tanjungpinang Hj Rahma, Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Firmansyah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Syamsul Bahrum, Kadis Perikanan Edy Sopian, Kabiro Kesra H Aiyub, Tokoh Ulama/Masyarakat/Pemuda Karimun di Tanjungpinang dan Bintan serta tamu lainnya.

Menurut Nurdin, halal bihalal dengan tema “Konektivitas Hati Memperkokoh Persaudaraan” ini mendeskripsikan bahwa halalbihalal sebagai wadah kepada manusia untuk saling berintropeksi diri dengan cara saling menghargai yang diwujudkan saling bermaafan.

“Karena, di tengah kesibukan kita masing masing terkadang waktu bertemu antar kerabat, saudara dan tetangga sangat susah. Dengan forum inilah kita bisa bersama, bersatu dalam ukhuwah,” lanjutnya.

Nurdin juga mengatakan, jika selama sebelum ini disibukan dengan kegiatan-kegiatan yang dijalaninya sangatlah padat. Sebagai manusia, dirinya tidak luput dari kesalahan terhadap sesama.

“Mohon maaf lahir dan bathin yang selama ini saya jarang bahkan tiap hari tidak ada di tempat mengelilingi pulau yang ada di kepri guna memperpanjangkan silaturahmi demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Maka, pada saat ini di hari yang masih di bulan syawal, kita sebagai umat islam bertemu dengan sesama untuk saling memaafkan,” tambah Nurdin.

Adanya halalbihalal waktu dapat ditentukan untuk bertemu sehingga hubungan antara manusia bisa tersampaikan, setelah hubungan manusia dengan Allah SWT diselesaikan. Maka ini dijadikan sinergi dan konektivitas dalam kemajuan daerah dan tradisi ini sebagai contoh dan inspirasi kepada generasi muda.

“Kami berharap kebiasaan ini dari tahun ke tahun semakin berkualitas sehingga membuat kebanggaan daerah meniru cara yang memiliki ciri khas saling menghargai, menghormati dan memaafkan. Sebagai jalan lurus kita membangun daerah dan tunjuk ajar kepada anak cucu nantinya,” tutup Nurdin.

Dalam acara tersebut, disejalankan juga dengan tepung tawar dan memberi bingkisan pelepasan Jemaah Calon Haji asal Karimun yang berjumlah 14 (empat belas) orang. Yang sebelumnya dimeriahkan Tausyah agama oleh Ustadz Syarifuddin El Makky, Ramah Tamah dan Doorprize (jet)

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *