Jadikan Keselamatan Berlayar sebagai Kebutuhan

Jadikan Keselamatan Berlayar sebagai Kebutuhan

Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan bahwa keselamatan  berlayar harus dijadikan sebagai sebuah kebutuhan. Karenanya keselamatan dalam pelayaran menjadi tanggung jawab semua pihak, agar tercipta  rasa aman dalam selama berlayar.

“Karena saya minta betul, agar masalah keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas  utama,” kata Nurdin saat membuka Kampanye Keselamatan Pelayaran di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar Batam, Rabu (5/12).

Transportasi laut, kata Nurdin menjadi moda  yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di Kepri. Mengingat  luas wilayah Kepri yang 96 persen adalah perairan dan sisanya 4 persen daratan. Karena itu, kata Nurdin, dengan menjaga keselamatan pelayaran maka akan tercipta rasa aman dan nyaman para pengguna jasa traportasi laut.

“Ini yang selalu saya tekankan kepada semua pihak, terutama penyelenggara  jasa tranportasi laut,” kata Nurdin.

Nurdin  juga mengingatkan, perlunya membangun budaya taat dalam berlayar. Budaya ini sangat penting, agar selama di laut,  semua bisa terhindar dari bahaya dan musibah yang kapan saja bisa datang.

Karenanya, budaya taat ini harus benar-benar bisa dipatuhi semua pihak. Terlebih  operator penyelenggara transportasi laut. Juga untuk selalu  tertib dan disiplin terhadap semua hal yang menyangkut aturan berlayar.

“Dengan kata lain, keselamatan adalah harga mati,” tegasnya seraya mengingatkan kepada semua pihak terutama  nahkoda dan kru,  kalau saat ini sudah memasuki angin musim utara, sehingga semua harus lebih waspada.

Kepala Kantor Sahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP)  Khusus Batam Kapten Barlet Silalahi menjelaskan, kalau kegiatan kampanye keselamatan kali ini juga bagian dari kesiapan menghadapi libur sekolah natal dan akhir tahun.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan demo tentang penyelamatan musibah kebakaran kapal  di tengah laut. Serta bagaimana para penumpang harus bersiap dengan peralatan dan kelengkapan berlayar serta menunggu evakuasi dan bantuan penyelamatan pihak terkait. (Rfk)

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *